search

Memuat...

Solo The Spirit of Java

Solo The Spirit of Java
Welcome to my blog

Mangkunegaran Performing Art Part I

Di acara Mangkunegaran Performing Art Part I menampilkan 4 Seni Tari. Dan acara Mangkunegaraan Part II akan menampilkan 3 Seni Tari dan di lanjutkan Seni Wayang sampai pagi hari. Disini saya akan membahas Mangkunegaran Performing Art II. Acara yang di mulai pada jam 7 malam itu dapat menarik ratusan penonton di kota bengawan. Di Kraton Mangkunegaran terdapat 3 Gerbang yang masing-masing dari sebelah selatan, timur, dan barat. Dan saya masuk melalui gerbang sebelah timur karena lebih strategis dari rumah saya.

Sebelum di mulai sangatlah sepi, hanya ada beberapa orang di daerah Kraton. Tapi setelah adzan maghrib para penonton mulai berdatangan memadati Kraton. Sebelum acara di mulai para peserta lomba blog di wajib kan mendaftar terlebih dahulu untuk mendapatkan pengarahan dalam menyaksikan pertunjukan dan kegiatan final yang di laksanakan hari sabtu tanggal 21 Mei 2011. Selain peserta lomba blog langsung masuk tanpa registrasi terlebih dahulu. Setelah sholat maghrib saya dan teman-teman mulai beranjak regristasi ke panitia yang bertugas.

Acara yang Mangkunegaran Performing Art tidak hanya menarik perhatian masyarakat dalam negeri saja tapi juga memikat perhatian para Tourist yang berada di solo ini. Tourist-tourist tersebut tidak berasal dari satu Negara saja tapi juga dari berbagai Negara di dunia. Tourist tersebut kebanyakan berasal dari Jepang, Korea Selatan, Amerika Serikat, Polandia, Romania, Thailand, and Republik Ceko. Dengan di pandu Para guide para Tourist dapat menikmati sajian Seni di Mangkunegaran ini.
Gerbang Pura Mangkunegaran yang klasik, Mengingatkan Kebesaran Kerjaan Jawa di Surakarta.

Sekitar Jam 7 malam acaranya pun di mulai , banyak penonoton yang bersorak-sorak gembira yang tidak sabar menyaksikan pertunjukan maha agung ini. Saya pun langsung mengambil tempat duduk yang paling depan agar lebih memudahkan saya dalam menyaksikan acara tersebut.


Setelah acara di buka , para penonton pun mulai bersorak-sorak kesenangan karena acara yang mereka tunggu-tunggu di mulai juga. Dan acara yang pertama adalah menyanyikan lagu Indonesia Raya karena kita ini Negara di Indonesia.
Gambar di samping memperlihatkan wanita yang berada di tengah-tengah memimpin para penonton menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia.

Setelah Acara tersebut di lanjutkan dengan acara seni tari. Seni tari tersebut ada 4 jenis yang masing-masing adalah Tari Gambyong Pareanom, Tari Srimpi Pandelori, Tari Wireng Narayana Kalakresna , Tari Bregodo Pareanom


Saya akan Menjelaskan 4 Tari tersebut secara ringkas saja. Karena tidak mungkin saya akan menjelaskan secara detail. Saya akan Menjelaskan secara urut seperti acara di Mangkunegaran Performing Art. Mari kita mulai Penjelasannya hehe . ..

1. Tari Gambyong Pareanom
Tari Gambyong Pareanom ini menampilkan 7 Penari putri. Tarian ini pada awalnya adalah Tarian untuk menyambut tamu tetapi seiring berjalannya waktu Tarian ini menjadi Tarian Hiburan. Pakaian yang di pakai berwarna Hijau dan Memakai Selandang Berwarna Kuning. Penari tersebut menggunakan jarik bemotif batik berwarna coklat dan di dekat rambutnya terdapat bulu ayam yang berwarna kuning.
Tarian yang sangat menajubkan dapat membius para penonton yang memadati Kraton





2. Tari Srimpi Pandelori
Tarian Srimpi ini di mainkan oleh 4 penari wanita. Tari ini biasanya untuk menyambut para Raja. Tarian ini lebih bagus dari pada tarian yang sebelumnya. Saya tidak terlalu paham tentang tarian ini, tapi saya dapat menyimpulkan bahwa tarian ini adalah tarian yang bagus. Tarian ini memakai pakaian berwarna biru dan selendang berwarna pink dengan jarik bermotif batik
Tari ini pertama kali diperkenalkan pada masa Raja Mangkunegara V.






3. Tari Wireng Narayana Kalakresna
Tari ini bercerita tentang peperangan memperebutkan seorang istri. Di Samping ini ada dua laki-laki yang bertarung akan memperebutakan seorang Istri bernama Dewi Rukmi. Tari ini yang satu memakai kostum seperti monster dan yang satu lagi memakai kostum seperti biasanya.
Penari yang tidak memakai kostum monster memakai selendang berwarna kuning dan hijau.







4. Tari Bregodo Pareanom
Suasana dinginnya malam mulai menusuk kulit, tapi pertunjukan masih menyisakan satu perunjukan lagi yaitu Tarian Bregodo Pareanom. Tari ini diiringi musik dengan bunyi gamelan yang lebih terdengar suaranya daripada yang sebelum-sebelumnya.
Busana yang dipakai penari wanita tersebut berbeda-beda yang 1 penari memakai kostum berwarna ungu dan selendang hijau tetapi 5 penari yang lainnya memakai kostum berwana hijau dan selendang berwarna kuning.






Itulah yang bisa saya ceritakan lagi secara ringkas. Dan tak terasa waktu sudah larut malam. Saya yang baru pertama kali menginjakkan kaki di Mangkunegaran takjub melihat keindahan yang ada di salah satu Kraton di Solo ini.

Solo The Capital of Batik , Semoga Menjadi Solo yang lebih baik
»»  Baca Selengkapnya...

Perkembangan Sepakbola Di Solo

Sepakbola, mungkin jika kita mendengar kata-kata itu tidak akan asing ditelinga kita, karena olahraga yang satu ini sangat digemari ditanah air kita ini, baik itu oleh kaum remaja, orangtua bahkan anak-anak. maka tidak ada salahnya jika kita sedikit menyimak perkembangan sepakbola di Kota kita yaitu Surakarta atau lebih di kenal dengan sebutan Solo.

Sebenarnya perkembangan sepakbola di Solo sekarang ini sudah menuju kearah yang lebih baik bila dibandingkan dengan perkembangan ditahun-tahun sebelumnya, dimana sekarang ini klub Persis Solo sudah berada di liga ti-phone atau divisi utama, walaupun dalam liga tersebut terdiri dari tim-tim kelas dua di Indonesia , tetapi persaingan menuju tahta juara lebih seru dari pada liga super indonesia yang merupakan liga nomer wahid di Indonesia.

Ketiadaan Dana membuat Persis Solo Harus terseok-seok di dua Tahun terakhir ini. Di Solo terdapat Stadion Megah yang di beri nama Gelora Manahan ini yang sekaligus menjadi kandang Persis Solo tak membuat Persis Solo Berjaya. Tak adanya pemain asing dan pemain bintang Menjadi alasan Persis Solo sehingga harus rela turun kasta ke divisi 1 musim depan. Pasoepati pun banyak yang bersedih melihat tim kesayangannya terdegradasi. Walaupun terdegradasi Pasoepati akan selalu mendukung Persis Soloselamanya.

Inilah gambar Stadion Manahan Dari Atas


Megah bukan??tentunya megah karna kita wong solo harus bangga mempunyai Stadion seperti itu.









Inilah Suporter dari Persis Solo yang bernama Pasoepati . Stadion tersebut penuh sesak dipadati ribuan pasoepati












Glory Glory Persis Solo , Semoga Menjadi Tim Yang Lebih baik.
»»  Baca Selengkapnya...
Yahoo bot last visit powered by  Ybotvisit.com bola-mania-football.blogspot.com 2010-11-09 monthly 0.5